Sifat-Sifat Manusia yang Tidak Berakhlak


Kita sebagai umat manusia hendaknya paham dan mengamalkan ajaran-ajaran yang telah diberikan oleh Allah melalui Al Qur’an dan Rasul-Nya. Bermacam-macam sifat dan sikap seseorang seringkali membuat orang tersebut berbeda-beda dalam menanggapi sesuatu dan kondisi. Kita hidup di dunia ini hanyalah sementara dan di akheratlah kelak kita dapat hidup kekal. Di bawah ini saya sampaikan beberapa macam sifat dan sikap seorang manusia yang ada kaitannya dengan sifat seorang makhluk Allah yang derajatnya lebih rendah dari pada kita dan tidak berakal, yakni hewan. Bukannya menghina manusia sama sifatnya seperti hewan, namun agar menjadi pelajaran bagi kita agar bisa mengubah perilaku dan sikap kita agar tidak disebut-sebut sama seperti binatang.

Anjing : anjing adalah salah satu hewan najis menurut Al Qur’an. Yang apabila kita memeliharanya, maka tiada seorang malaikat pun yang mau datang dan mendo’akan tempat tinggal kita. Orang yang memiliki sifat seperti anjing adalah orang yang semasa hidupnya tidak bisa memilah mana yang baik dan mana yang buruk. Malah ia lebih dekat kepada hal-hal yang buruk alias kebodohan. Anjing pada umumnya, apabila diberi seiris daging segar dan seiris daging busuk, maka ia lebih memilih daging busuk ketimbang daging segar sambil lidahnya terjulur ke depan. Begitu pula manusia. Apabila ia diberi pelajaran baik, maka ia pasti segera melupakannya atau bahkan sama sekali tidak di masukkan ke otak. Namun apabila ada kejadian buruk, pasti ia segera menirunya dan mempelajarinya lebih lanjut.

Tikus : mempunyai sifat perusak yang ulung. Rasul pernah bersabda bahwasannya tikus adalah hewan najis pengganggu, yang sukanya merusak perabotan-perabotan rumah dan tanaman. Apabila kita memiliki pakaian di dalam lemari, ataupun peralatan-peralatan dapur yang kita simpan di lemari, maka tikus pun akan mencarinya dan merusaknya lalu segera menghilang tanpa diketahui oleh sesorang. Sama seperti orang yang suka mengumbar nafsu duniawi yakni tukang korup dan lain-lain yang suka merusak akhlak dan kebenaran lalu segera menghilang dan bersembunyi tanpa kita ketahui.

Ular : Ular adalah hewan yang wajib dibunuh hukumya di dalam Al Qur’an. Ular adalah hewan yang sangat hina. Apabila kita bertingkah seperti ular, yang suka membelit dan menyiramkan bisa itu, maka kita termasuk orang-orang yang merugi. Sama seperti renternir yang suka membelit nasabahnya dengan bunga-bunga yang terlalu tinggi. Sehingga menimbulkan riba yang sering tidak kita sadari telah banyak di kehidupan sekarang. Selain itu ular bagaikan tukang gosip yang suka menyemprotkan aib seseorang hingga ke mana-mana. Tidak peduli waktu dan tempat, seorang penggosip biasanya asyik bergosip ria hingga menimbulkan kejengkelan-kejengkalan yang berujung pada perselisihan.

Na’udzubillahhimindhallik….

Itulah seklumit dari sekian banyak contoh hewan yang tidak berakal namun bisa menjadi pelajaran bagi kita bahwa tingkah laku kita selama berada di dunia fana ini ada benarnya mirip sekali dengan tingkah ketiga hewan dari beratus-ratus hewan di atas. Jadi hendaknya kita mawas diri, jauhkan diri kita dari kebaikan yang dibenci Allah tetapi disukai setan dan dekatkan diri kita kepada sesuatu yang dibenci setan dan disukai oleh Allah SWT.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s